Slide 1 : Raja Ampat, Papua

Kepulauan Wayag, Raja Ampat. Destinasi impian para pecinta snorkling dan diving, semoga saya juga berkesempatan bisa kesini.

Slide 2 :

caption

Slide 3 :

caption

Slide 4 : Pantai Ancol, Jakarta

Sunset di Pantai Ancol, Pemilu 2014.

Slide 5 :

caption

Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Maret 2019

Review Awam Debat Keempat Calon Presiden Indonesia

Debat ke 4 Calon Presiden Indonesia : Joko widodo vs Prabowo subianto

1. Pemaparan awal

Prabowo - tegas lugas seperti biasanya, dan terlihat jelas bahwa materi yang disampaikan sudah sering beliau bicarakan jadi mengalir dengan lancar setiap kata-katanya, waktu pas

Jokowi - ada beberapa waktu seperti mengingat materi yang akan disampaikan, waktu masih tersisa lumayan banyak
( ada hal yang menarik ketika Jokowi menggunakan kata "Dilan" dengan singakatan arti dari "Digital Melayani". sedikit banyak mengingatkan istilah istilah kata yang dia pakai pada saat IMF di Bali, kata-kata kekinian )

2. Ideologi - Pancasila tanpa indoktronisasi dalam masyarakat

Prabowo - lebih menggunakan kata edukasi dari pada doktrinisasi, menurutnya pancasila tetap harus menjadi bagian dari pendidikan / edukasi di sekolah, dan juga dicontohkan dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat bagaimana cari memilih orang tidak berdasarkan RAS, dan juga cara berpolitik sesuai pancasila

Jokowi -pendidikan pancasila harus dimulai dari TK, selain itu juga harus kekinian

Prabowo meminta tanggapan mengenai tuduhan tidak pancasilais dan mendukung khilafah
Jokowi menanggapi yakin Prabowo pancasilais dan nasionalis, dan berharap tidak saling meremehkan,

3. Mengenai Tema Keamanan

Dalam hal ini Prabowo lebih diunggulkan karena latar belakang beliau di militer Indonesia, Prabowo lebih cenderung realistis juga berdasarkan pengalamannya, Jokowi berbicara apa yang sudah dilakukannya, dan ada tidak ada penyangkalan terhadap pernyataan Prabowo mengenai titik strategis yang dikelola oleh swasta dan asing. Jokowi sendiri tidak merisaukan perihal pengelolaan tersebut baginya untuk pangkalan armada dan titik stategis laut yang lebih dipilih untuk dikelola sendiri oleh pemerintah.

Secara penyampaian Prabowo lebih detail karena berdasarkan pengalaman yang sudah dilewati, dan karena ini isu sensitif mengenai TNI maka beliau lebih berapi-api dan emosi dalam menyampaikan pendapatnya.

Jokowi lebih santai meski sempat mengelap keringat beberapa kali, tetapi untuk pemaparan masalah dan materi lebih umum.

Ada hal yang menarik kita Jokowi mengomentari pendapat Prabowo mengenai titik strategis, Jokowi mengulang kembali saham Freeport yang sudah dibeli 51% yang kemudian dipatahkan oleh Prabowo melalui Stock Exchange di NY mengenai kepemilikan dari perusahaan Amerika itu sebesar 81%, dan mempertanyakan saham 51% itu bagaimana.

4. Pernyataan Penutup

Jokowi - menekankan bahwa dia tetap menjaga hubungan sahabat dengan Prabowo
Prabowo - juga meyakinkan bahwa mereka memang bersahabat meski berbeda dalam pandangan kenegaraan.

Hal yang menarik adalah closing statement Jokowi kali ini lebih adem, tidak melemparakan sebuah kalimat mengambang yang biasanya menjad kontroversi.





 dibuat bersamaan dengan menonton debat tsb.
-raz



Sabtu, 21 November 2015

Apakah Papua Barat Harus Merdeka?

Saat sedang online di Facebook saya sempat melihat ads ( iklan fb ) dan teman yang share berita yang menyatakan  AS siap untuk mendukung Papua Barat untuk merdeka sehubungan dengan di daftarkannya kemerdekaan Papua Barat di PBB. Pangkalan AS yang berada di Darwin - Australia yang paling dekat dengan Indonesia katanya memiliki pangkalan yang strategis dan akan bereaksi terhadap keputusan Internasional (bila) memutuskan Papua Barat medeka.
( AS Siap Mendukung Papua Barat Medeka )

Satu hal yang saya pikirkan tentang hal ini apakah dengan Papua Barat medeka nasib mereka pasti akan lebih baik?

Kita sudah punya contoh yang sangat real dan sudah terjadi pada tetangga kita Timor Timor / Timor Leste, apakah setelah kemerdekaannya nasib mereka menjadi lebih baik?! apakah hidup mereka menjadi lebih damai?

Saya belum pernah kesana dan saya juga tidak tahu jawabannya, tapi satu yang semua orang tahu sampai sekarang di Timor Leste saat ini keadaaan nya tidak jauh berbeda dengan saat mereka merdeka dulu, sudah berapa puluh tahun?
( AntaraNews : Timor Leste Mulai Sesali Perpisahan Dengan NKRI )

Jadi apakah dengan Papua Merdeka mereka pikir hidup mereka akan lebih baik baik, berkembang, maju dan damai? Padahal mereka sedang dipermaikan oleh politik internasional.

Sekali lagi, ini hanya selintas pikir saya saja menanggapi berita dan issue yang saya baca.
Banyak sekali hal yang terjadi di Indonesia, saya sempat ke Papua walau hanya untuk wisata ke Raja Ampat, sempat bercerita dengan masyarakat disana, yang mereka butuhkan sebenarnya sangat sederhana, jalan memadai, hidup layak, kota, masyarakat yang berkembang, yang intinya adalah  : Pembangunan !

Semoga Indonesia menjadi lebih baik lagi, dan Papua / Irian Jaya semakin maju tanpa harus memisahkan diri dari NKRI.

Selasa, 31 Maret 2015

Tempat wisata di Kuala Lumpur, Malaysia

Hallo Traveller, beberapa tempat wisata ini merupakan tempat tempat yang wajib dikunjungi kalau kamu ke Kuala Lumpur. Untuk tempat wisata kali ini saya juga akan membahas beberapa hal lain nya selain dari tempat wisata itu sendiri, yang tidak kalah pentingnya dan jarang orang lain share adalah apa saja yang bisa kita lakukan disana dan bagaimana cara kesana.

Beberapa hari sebelumnya saya sudah share itinerary yang akan saya lakukan, walaupun tidak semuanya bisa saya datangi pada akhirnya saya berhasil megumpulkan informasi untuk kesana, trik dan tips di malaysia dan beberapa referensi tempat lainnya.

Untuk sekarang saya akan share tempat wisata yang bisa kamu datangi dalam waktu satu sampai dua hari saja beserta cara pergi ke lokasi tersebut, semoga semua informasi ini bisa membantu para wisatawan Indonesia :)

1. KLCC ( Kuala Lumpur City Centre )
Disini kamu akan menemui icon kota Kuala Lumpur Menara Kembar Petronas, Suria Mall, gedung gedung tinggi perkantoran dan mall mall besar lainnya.

Bagian depan menara Petronas
Kamu bisa pergi ke KLCC dengan menggunakan LRT / Rapid KL. dari KL Sentral naik Train Nomor 5 ke arah Gombak dan turun di KLCC.

Spot foto favorit wisatawan adalah di depan menara Petronas, tetapi sebenarnya ada spot lain yang jarang orang tahu yaitu depan Suria Mall. Bagian depan Suria Mall adalah kolam besar dengan taman yang besar, pada bagian ini setiap hari mulai pukul 18.30 - 22.30 ada pertunjukan dancing fountain, sebuah pertunjukan air mancur yang dipadukan dengan musik dan lampu lampu cantik di malam hari, satu satunya pertunjuakan air mancur yang pernah saya lihat dengan sangat menarik.

Saat idel untuk datang ke Petronas tower adalah sekitar jam 5 sore karena kamu bisa foto dengan menara petronas saat sore (sebelum lampu menyala ) dan saat malam ketika menara kembar ini bersinar, tepat persis di depan menara kembar ini adalah satu bangunan yang seperti rubic yang merupakan kantor pusat Public Bank Malaysia, bila sudah malam maka akan bersinar berwarna emas, kamu juga bisa berfoto disini karena diantara bangunan disekitar hanya bangunan ini yang lampu nya berbeda. Saat sudah jam 18.30 kamu bisa berjalan ke bagian depan Suriah Mall ( belakang Menara Petronas ) dan menikmati pertunjukan dancing fountain dengan musik yang memukau!

2. Batu Caves
Batu Caves merupakan kuil orang orang India dan Hindu untuk beribadah, disini kamu akan menemui patung besar Dewa Subarisman yang menjadi objek utama di Batu Caves.

Dari KL Sentral kamu harus membeli tiket kereta ( berbeda dengan Rapid KL ) seharaga 2 MYR untuk satu orang. Harga yang  sangat terjangkau karena di Batu Caves tidak ada tiket masuk lagi,  it's Free!

Spot foto favorit adalah bagian depan patung raksaksa dengan tangga tinggi menuju ke kuil atas, tapi kamu juga bisa foto di depan sebuah kolam yang penuh dengan ikan dan taman yang indah, disini juga banyak burung merpati / burung dara terbang bebas.
Berhati-hatilah saat kamu ingin naik ke kuil atas karena banyak monyet monyet yang berkeliaran, diatas jam 1 siang monyet monyet ini mulai liar mengambil barang bawaan seperti bunga dan air, mungkin karena cuaca yang panas ya.

Sebaiknya kamu datang ke Batu Caves pada saat pagi, selain tidak panas, suasana juga masih sepi, bila kamu mau naik ke atas juga sebaiknya pagi karena monyet monyet ini sudah diberi makan sehingga tidak "rese" atau menggangu penggunjung. Saat kamu sampai di bagian atas tidak ada hal istimewa disini selain Kuil didalam gunung kapur, pemandangan ke kota pun terlihat biasa saja bagi saya, sekali lagi icon tempat wisata ini hanya pada patung raksasa nya saja.

3. Dataran Merdeka
Dataran Merdeka / Lapangan Merdeka merupakan tempat upacara dimana ada sebuah tiang besar dengan bendera raksasa yang berkibar. Di tempat ini kamu akan dimanjakan dengan pemandangan bangunan bernuansa eropa - turki dan art deco lainnya.

Kalau kamu ke KL kamu wajib untuk datang kesini, kalau siang tempat ini sangat sepi cocok untuk foto foto (jangan lupa bawa topi karena panas terik yang menyengat). Kalau dari KL Sentral kamu hanya melewati 1 stasiun, naik Rapid KL nomor 5 ke arah Gombak dan berhenti di stasiun Masjid Jamek, jalan kaki sekitar 5 menit dan sudah sampai di Dataran Merdeka.

Saya sendiri mereferensikan datang ketempat ini ketika siang, meskipun kamu akan merasakan teriknya matahari, tapi kamu akan puas untuk foto foto ditempat ini tanpa terganggu orang lain karena masih sepi.

Ada beberapa tempat yang bisa kamu kunjungi disekitar lapangan ini antara lain, MUD KL / Panggung Badaraya ( tempat theater Kuala Lumpur ), Masjid Jamek, Bagunan Sultan Ahmad Majid, Museum Textil, Perpustakaan Kuala Lumpur dan KLCG ( Kuala Lumpur City Galleree )

Saya akan menceritakan Dataran Merdeka pada satu artikel agar lebih puas, untuk kamu yang akan ke KL harus datang ke tempat ini, foto narsis mu akan berasa seperti di luar negeri eh maksudnya eropa gitu, good luck!

4. Bukit Bintang
Bukit Bintang sesuai namanya jalannya ber bukit dan hanya bersinar dimalam hari seperti bintang, aktifitas disini banyak dimulai dari sore hingga pagi hari setelah itu kawasan ini sepi aktifitas karena Bukit Bintang adalah tempat wisata hiburan malam, disini banyak jajanan makanan chinese dan tempat belanja toko toko di pinggir jalan.


Ada dua stasiun yang dekat dengan Bukit Bintang, Stasiun Imbi atau Stasiun Bukit Bintang. Dari KL Sentral kamu harus naik kereta ( Rapid KL ) jalur hijau nomor 8 ke arah Titiwangsa.

Makanan atau jajanan pasar disini cukup murah tetapi untuk orang muslim sebaiknya berhati hati karena disini lebih banyak makanan chinese, ada satu tempat rekomendasi dari teman saya di Malaysia yang terjamin halal, coba makan di SK Restaurant yang berada di persimpangan jalan dengan dekat dengan minimarket KK 24, sebuah restaurant India muslim ( orang Malaysia menyebut India Muslim sebagai Mamak ) harga makanan yang murah dan enak menjadi referensi bila kamu seorang muslim dan ingin makan di Bukit Bintang, SK Restaurant buka 24 jam, jadi kamu bisa sarapan disini bila hotel mu tidak menyediakan sarapan :)

4 tempat diatas bisa kamu kunjungi hanya dalam satu hari, ada beberapa tempat juga yang belum sempat saya kunjungi seperti Menara Kuala Lumpur, Pahang, Patrajaya, China Town, Central Market dan Thean Hou Temple. Semoga bila saya ke KL kembali bisa datang ketempat tempat tersebut.

Kalau kamu hanya punya satu hari untuk di KL saya sebaiknya urutan tempat wisatanya adalah, Batu Caves - Dataran Merdeka dan Petaling Street - KLCC - Bukit Bintang

Semoga tulisan saya bisa menjadi referensi dan bermanfaat buat kalian, kalau ada yang mau ditanyakan silakan ditulis di komentar, saya akan jawab apa saja yang saya tahu. hehe.
dan jangan lupa Happy Holiday !

Selasa, 24 Maret 2015

Pahang, Kampung Prancis dan Colmar Tropical, Berjaya Hills

Haii,
Minggu kemarin saya sempat ke Kuala Lumpur Malaysia karena dapat paket murah dari airasiago.co.id, saya sempat share ke teman-teman di group whatsapp dan ada yang menyarankan untuk datang ke Pahang, Kampung Prancis. Setelah saya search di google.com ternyata tempatnya cukup menarik, Kampung Prancis atau Colmar Tropical ini adalah kumpulan bangunan zaman eropa pertengahan dan merupakan sebuah resort di daerah Kota Tinggi / Bukit Tinggi, Malaysia.



Seperti itinerary yang saya share sebelumnya hari pertama saya akan ke Pahang / Kampung Prancis, sempat mencari info dari google.com bahwa ada beberapa alternatif angkutan untuk ke Pahang, namum ternyata pada saat di Kuala Lumpur banyak penduduk disana yang bahkan tidak tahu Pahang / Kampung Prancis ini. Saya bersama teman saya sempat mondar mandir untuk cari angkutan kesana, berdasarkan info dari google.com, teman whatsapp dan blogger bisa naik bus khusus langsung ke Pahang dari Berjaya Time Squere, tetapi sampai disana kami tidak menemukan loket karcis untuk ke Pahang, hanya ada 2 loket bus untuk ke Singapore, saya dan teman saya tanya bagaimana cara pergi ke Pahang akirnya kami disarankan untuk ke Terminal Pudu / Pudu Centre karena ini adalah terminal besar dan banyak bus tujuan ke luar kota. Alhasil kami pun berjalan kaki ke Terminal Pudu karena katanya sih dekat. akhirnya setengah jam lebih sudah berjalan kaki (ternyata lumayan jauh, jangan percaya kalau orang Malaysia bilang dekat, itu ternyata jauh) akhirnya kami sampai di Terminal Pudu. Kami ke loket dan dibantu oleh orang orang disana yang menyanyakan tujuan kami, bahkan orang orang diterminal-pun tidak tahu Kampur Prancis, Colmar Tropical bahkan Pahang !!!

Saya pun menghubungi teman whatsapp saya untuk konfirmasi bagaimana cara pergi ke Pahang, dia share gambar bus nya dan jam keberangkatannya, dan hanya ada dari Berja Time Squere. Damn! Sudah hampir jam 10 pagi dimana itu adalah jam keberangkatan kedua bus ke Pahang, kami lari lari menuju ke Berjaya Times Squere, sampai sana kami muter muter dan cari bus yang seperti di gambar tapi tetap tidak ada, bahkan loket karcis nya pun tidak ada, saya sudah tanya orang sekitar mereka pun tidak tahu. Luar Biasa, bagaimana orang orang di Kuala Lumpur ini tidak tahu daerah tersebut sedangkan masih daerah disekitar kota. Luar Biasa!
Sebagai perbandingan waktu, dari Kuala Lumpur ke Pahang sekitar 2 jam, hampir sama seperti Jakarta Bogor atau Jakarta Bandung, dan semua warga Jakarta tahu bagaimana caranya pergi ke Bogor atau Bandung dengan angkutan umum, sedangkan ini orang orang lokal disana tidak tahu? mereka tidak pernah keluar kota atau tidak peduli sama hal lain diluar lingkungan mereka?! Oh God come on. Akhirnya kami kelelahan dan berisitrahat, karena sudah lewat dari jam 10 pagi, bus ke Pahang berikutnya adalah jam 1 siang, kami berinisiatif dari pada menunggu saja lebih baik kami jalan jalan, dan akhirnya kami ke Dataran Merdeka.

Hampir jam 1 siang, kami terburu buru  untuk kembali ke Berjaya Times Squere naik Rapid KL.  Saat turun dari tangga penyebrangan ternyata teman saya tidak sengaja melihat bus sama seperti yang di gambar, ya itu bus ke Pahang !!! Pencarian kami akhirnya tidak sia sia.
Bus tidak ada orang dan supir nya, kami langsung tanya dengan security terdekat sambil menunjukan bus tersebut dan menanyakan tempat membeli tiketnya, dan akhirnya dia mengarahkan ke dalam Mall Lt.8 Colmar Tropicals, Berjaya Hills ! ya. seharusnya ini nama yang pertama disebut untuk ke lokasi ini  BERJAYA HILSS !

Kami sampai di lantai 8 Mall Berjaya Times Squere dan langsung mencari agen / tempat membeli tiket. Sesampai disana begitu kecewanya karena jadwal sudah penuh bahkan untuk dua hari kedepan. Kecewa tapi akhirnya kami berhasil mendapatkan jawaban dari rasa penasaran kami. Colmar Tropical, Berjaya Hills adalah sebuah resort yang cukup elit sehingga tidak banyak warga yang tahu tempatnya bahkan cara kesana, Colmar Tropical adalah sebuah resort seperti Kota Wisata atau resort resort lainnya yang ekslusif, hal ini menjawab kenapa hanya dari tempat ini lah ( Berjaya Times Squere ) pengelola resortnya kita bisa pergi, dan tidak ada akses angkutan umum lainnya.

Segala kesimpang siuran dan ketidak jelasan informasi mengenai Kampung Prancis, Pahang, Colmar Tropical, Berjaya Hills ini terjawab sudah.
Akhirnya kami tidak jadi pergi ke Pahang karena jadwal mereka sudah penuh dan melanjutkan ke tempat lain di Kuala Lumpur !

Inilah informasi yang berhasil kami dapatkan, semoga bisa membantu teman teman backpacker lain yang mau kesini :


Angkutan yang ke Pahang / Colmar Tropical, Berjaya Hills hanya ada dari Berjaya Times Squere lantai 8.
Jam keberangkatan Bus 10.00 am, 01.00 pm, 05.00 pm. Bila kamu mau berangkat jam 10 pagi dan Mall masih belum buka, kamu bisa menggunakan pintu samping Mall untuk masuk kedalam.

Harga tiket dan informasi lainnya bisa kamu lihat di gambar dibawah ini / langsung booking dan info lengkap di website : www.colmartropicale.com.my


Semoga dikesempatan berikutnya saya sempat kesana dan membuat tulisan mengenai resort satu ini.
Happy Holiday, Selamat jalan jalan !

Selasa, 10 Maret 2015

Itinerary 2 hari 1 malam di Kuala Lumpur, Malaysia

Haii Travelmate, saya mau share nih. Minggu depan saya akan jalan-jalan ke Kuala Lumpur hasil dari tiket promo. Saya dapat tiket promo ke KL dari Airasiago.co.id dapat tanggal 16-18 Maret 2015, total tiket pesawat pergi-pulang + hotel di daerah Bukit Bintang hanya Rp. 700ribu-an.

Karena ini paket promo jadi harus ambil minimal 2 seat, setelah mencari beberapa teman yang available dan tertarik untuk ke KL akhirnya kami jadi pergi ke sana. hahaha.

Pencarian tujuan wisata untuk disana dibantu dengan google.com, tetapi berhubung sedang aktif di group whats app travelling, jadi saya sekalian tanya sama temen temen yang ada disana dan sudah pernah kesana hingga akhirnya terciptalah itenarary ini.

Seharusnya kami memilih pesawat pagi pada tanggal 16, tetapi karena hari Senin kami berusaha hanya untuk ijin setengah hari dari kantor, jadi ambil cuti 2 hari. hehehe, maklum masih karyawan.

Oke, penjelasan dan ceritanya cukup deh, silakan langsung lihat itinerary yang akan saya jalankan nanti, kalau ada yang mau ditanyakan boleh di comment nanti saya jawab *kalaubisakalausempet

Realisasi untuk itinerary diatas akan saya share setelah pulang dari KL ya,
Happy Holiday

Senin, 21 April 2014

Behind the Scene : Travelling to Singapore

Sebelumnya saya tidak ada rencana sama sekali untuk pergi jalan-jalan ke Singapore, tetapi waktu imlek kemarin saya dapat angpao dari GM Singapore yang sedang berkunjung ke Indonesia. Nah, isi angpao nya adalah uang tunai 38SGD. Sebenarnya nilainya lumayan kalau ditukarkan ke Rupiah untuk belanja atau makan makan disini, tetapi tiba-tiba saya jadi termotivasi untuk menggunakan Dollar ini di tempat negara asalnya, Singapore !

Jadi yang sebelumnya saya tidak tertarik ke Singapore, akhirnya harus mencari informasi informasi tentang Singapore karena harus kesana untuk menggunakan uang angpao yang di dapat.

Keinginan iseng ini berlanjut menjadi rencana, langsung cek kalender cari tanggal merah, kapan perkiraan kesana, cek juga promo promo tiket pesawat. saya juga bergabung ke beberapa website promo tiket penerbangan agar selalu update promo promo perjalanan

Rencana awal saya mau pergi sendiri hanya karena iseng, kesana 1 hari 1 malam, jalan-jalan terus pulang, tapi akhirnya saya galau karena kalau saya pergi sendiri nanti selama disana gak ada yang fotoin donk, gak bisa eksis. hahaha. Akhirnya saya cari teman yang mau menemani, sms dan telp beberapa teman hingga akhirnya ada yang mau bareng, dan juga ini kali pertama dia untuk keluar negeri. Cocok !

Rencana perjalanan pun dibuat, budget dari awal sudah ditentukan 3 juta rupiah fleksible, maksud flexible disini adalah bisa include / exlude pesawat pp, nah karena itu selanjutnya cari tiket pesawat.

Untuk tiket pesawat ke Singapore sebenarnya ada banyak yg murah dan selalu ada promo, tetapi kita juga perlu menyesuaikan tanggal, karena kadang tiket promo itu berlakunya weekdays, sedangkan kita sebagai karyawan cuma bisa pergi weekend karena gak mau ambil cuti.

Selama seminggu hampir setiap hari dan setiap jam kami cek jadwal penerbangan, harga tiket dan jam keberangkatan nya.
Dapat perkiraan awal untuk tiket PP sekitar Rp.1,2 juta. kita coba press lagi, cari di tanggal low season. Akhirnya kami dapat tiket PP hanya Rp.650 ribu, berangkat hari Sabtu pagi tanggal 12 April, pulang Senin Pagi 14 April.. haha mantap ! Kami dapat maskapai Tiger Air / Mandala PP tanpa bagasi.

Tanggal keberangkatan dan pesawat sudah beres. Tahap selanjutnya menentukan penginapan.untungnya pergi cuma berdua, jadi ada banyak alternatif yang bisa dibuat, bisa menginap di hotel biasa dengan tarif per malam sekitar Rp 800.000-1.000.000 atau bisa ke hostel dan asrama yang hanya Rp 300,000-500,000 per tempat tidur per malam.

Hasil pencarian di internet, kebanyakan tempat penginapan yang murah meriah untuk backpacker berada di Little India, China town dan Kampung Bugis.
Tetapi ternyata kami memang sedang beruntung, teman saya punya kartu member accordhotel, dan dia masih ada slot gratis untuk menginap di hotel yang jadi member accord. Aseek ! Kami dapat penginapan gratis di Singapore. Pilihannya  adalah Hotel Ibis, Mercure dan Novotel. Dapat info itu saya langsung cek ke google hotel yang lokasinya paling strategis dan dekat dengan tempat wisata dan pusat kota, dan ternyata pilihan jatuh ke Hotel Novotel di Clarke Quay.

Tiket - Done.
Hotel - Done.

Selanjutnya itinarary dan transportasi disana, saya harus mempersiapkan kemana saja kita selama berada di Singapore, apa saja landmark nya, tempat untuk foto dan rekomendasi rekomendasi lainnya.
beberapa link rekomendasi dari saya sudah sempat saya bagikan sebelumnya, silakan cek disini

Post selanjutnya saya akan bagikan itinerary dan transportasi disana :)
Keep in touch. Happy Holiday





Minggu, 20 April 2014

Photoshoot : Singapore 1

on the way to go to Novotel, Clarke Quay
waiting MRT at Chinatown
Singapore Flyer building
inside Singapore Flyer
inside Singapore Flyer
inside Singapore Flyer
inside Singapore Flyer
in front of Esplanade, view to Marina Bay Sands
 Riverside path around Esplanade, view to Marina Bay Sands
Esplanade
Clark Quay, Riverside
Riverside, Clarke Quay
Underpass Clarke Quay
Marina Bay Sands
Marina Sands Mall, view to Singapore city
Dragonfly Bridge, Marina Bay Sands
Dragonfly Bridge
Dragonfly Bridge corner

Minggu, 16 Maret 2014

Tips Pergi Ke Singapore Sendiri

Hii Travelearner,

Bulan depan, April 2014, saya dan teman saya rencananya akan pergi ke Singapore dengan backpacker.
Kalau teman-teman mau mencoba keluar negeri atau untuk pertama kali keluar negeri biasanya akan memilih Singapore sebagai tujuan pertama, kenapa? karena negara ini paling dekat dengan Indonesia, tiket promo selalu dibuka untuk tujuan ini, bahkan tiket pergi ke Singapore lebih murah daripada destinasi wisata lain di Indonesia.

Karena ini pertama kalinya saya akan pergi keluar negeri sendiri ( tanpa tour ) --sebelumnya saya sudah pernah ke Bangkok tetapi menggunakan jasa tour and travel -- jadi ini tetap pengalaman pertama saya keluar negeri sendiri.

Ada beberapa point yang saya kumpulkan dari google.com untuk membantu kita mengenali negeri yang akan kita datangi, untuk kali ini negara tetangga, Singapore.

yap.
ini beberapa informasi yang saya kumpulkan, semoga bisa bermanfaat juga buat anda yang mau kesana sendiri atau tidak ikut tour and travel apapun.


  • Transportasi
Transportasi di Singapore

Salah satu hal yang paling susah dimengerti / dipahami di kota / negara orang adalah transportasinya, jadi saya tempatkan diurutan yang pertama.

Saya sempat tanya sama atasan saya, berapa harga tiket MRT di Singapore, dia bilang sekitar 15 USD untuk beli pertama. dan selanjutanya tinggal di top up saja. satu kartu ini bisa digunakan untuk semua transportasi di Singapore, Bis, Kereta Gantung, MRT, LRT, dll.
semuanya terintegrasi jadi satu.

Hal ini mengingatkan saya wacana bahwa Jakarta / kartu TransJak akan di integrasikan seperti itu, rencananya Trans Jakarta dan Kereta menggunakan 1 kartu untuk pembayarannya
tapi entah kapan akan di realisasikan XD

  • Tiket Murah
Tiket murah untuk berpergian itu merupakan suatu kewajiban bagi backpacker, apalagi sekarang tiket murah untuk ke negara-negara ASEAN sudah banyak dan bersaing banget

www.traveloka.com
www.tiket.com
www.airasiago.co.id

Kalian bisa cari tiket murah di situs di atas, bisa juga dapat promo promo terbaru kalau langganan / jadi member mereka.
So keep it update :D

  • Penginpan
Penginapan bisa cari dimana aja, cukup ketik di google.com kata kunci : penginapan murah di singapore.
Rata rata penginapan untuk backpacker itu berbentuk mess, kita membayarkan per tempat tidur di lokasi tsb, ada yang sudah termasuk loker dan sarapan dan ada juga yang belum, jadi harus lebih teliti membaca.
Kisaran rata-rata penginapan hoste dari Rp. 300,000 - Rp, 600,000 sesuai dengan fasilitas.

Referensi dari saya, cari tempat penginapan yang dekat dengan pusat kota, biar lebih enak jalan jalannya dan akses ketempat yang anda ingin tuju lebih mudah.

www.agoda.com
www.yoursingapore.com

Sebenarnya kalau kamu mau menginap gratis pun bisa, kalau kamu cek di couchsurfing.com tetapi kalau saya pribadi selama masih ada budget untuk menginap lebih baik tidak numpang sama orang lain, hehe. Tetapi itu juga tergantung teman-teman semua.

Jadi itu adalah beberapa tips singkat dari saya untuk yang mau jalan-jalan ke Singapore, semoga bisa membantu masalah kamu saat mau pergi ke negara orang.
Tiga hal diatas merupakan dasar untuk pergi jalan-jalan kemana saja. Happy Holiday

Beberapa referensi lainnya untuk biaya hidup dan tempat tempat yang bisa dikunjungi

naked-traveler.com
travelsingapura.com